Maluku 1951: Tinggal Sementara yang Menjadi Selamanya
Dua belas ribu lima ratus prajurit Maluku dan keluarganya diberi tahu bahwa mereka akan berada di Belanda selama enam bulan.
Pada 1951 pemerintah Belanda memberangkatkan 12.500 prajurit KNIL Maluku beserta keluarga ke Belanda, dengan janji tinggal singkat sebelum kembali ke Republik Maluku Selatan yang merdeka. Republik itu tak pernah datang. Keluarga-keluarga ditempatkan di bekas kamp — termasuk Westerbork — dan diminta menunggu.
Mereka menunggu satu generasi. Woonoorden menjadi desa; tifa, paduan suara gereja, dan tari cakalele pindah ke dalam ruangan dan bertahan. Generasi ketiga Maluku kini mengelola festival, restoran, dan klub sepak bola di seluruh negeri.
Kami membuat seri Maluku karena kisah ini bukan catatan kaki dari kisah Indo. Ia adalah bab paralel dengan genderangnya sendiri.
Every garment and sticker is printed on demand with archival artwork and historical narratives.