Stiker Warisan Gye Nyame & Kawung
Stiker vinil kiss-cut premium ini menampilkan perpaduan simbol Gye Nyame Afrika Barat dan batik Kawung Jawa. Tahan lama dan tahan cuaca, stiker ini merupakan penghormatan yang indah bagi komunitas Belanda Hitam.
Streetwear dan stiker berkelanjutan yang menghormati warisan diaspora Indo dan Afro-Indo. Dicetak sesuai pesanan dengan bahan premium.
Stiker vinil kiss-cut premium ini menampilkan perpaduan simbol Gye Nyame Afrika Barat dan batik Kawung Jawa. Tahan lama dan tahan cuaca, stiker ini merupakan penghormatan yang indah bagi komunitas Belanda Hitam.
Penghormatan kepada prajurit Ghana dari Elmina ke Jawa (1831–1872) yang melahirkan komunitas Afro-Indo di Purworejo dan Vianen. Katun organik 240 GSM, potongan oversized.
Lampu neon, asap sate, dan keroncong — pasar malam di kaos tebal garment-dyed vintage wash.
"TEMPO DOELOE" tebal di dada dengan ejaan lama, dan Melati kecil di ujung bawah. Katun tebal unisex.
Cetak belakang dengan jadwal tur yang seharusnya ada: Surabaya · Breda · Expo Brussel · Den Haag · Hamburg. Depan: Jazzmaster dimainkan di belakang kepala.
Cetak punggung monumental rute migrasi Elmina → Purworejo → Vianen. Katun tebal 450 GSM.
Dua puluh dua garis bordir di lengan — satu untuk setiap lapisan spekkoek sejati. French terry tebal, bahu jatuh.
Stiker vinil kiss-cut tahan cuaca bergambar Melati Indis berkelopak lima. Untuk laptop, botol, atau mobil.
Burung Sankofa yang dijalin dari garis batik Parang Rusak. Vinil kiss-cut tahan lama untuk laptop, helm, dan botol minum.
Topi enam panel tanpa struktur dengan bordir "TONG TONG" senada dan Melati kecil di sisi.
Tas kanvas organik tebal dengan 17.000 pulau nusantara dicetak sebagai satu garis. Muat belanja pasar seminggu.
Tifa dan penari cakalele dalam cetak dua warna — untuk keluarga Maluku yang tiba pada 1951 dan tak pernah berhenti menabuh.
Dua puluh empat hidangan tersusun seperti menu restoran di bagian depan — dari sambal goreng buncis hingga spekkoek.
Batik Kawung berkelopak empat, dahulu khusus keraton Jawa, diperbesar menjadi satu cetak tonal di dada.
Lima lampion, tusuk sate, dan sepotong spekkoek dalam satu lembar. Vinil luar ruang anti-pudar.
Jazzmaster dimainkan di belakang kepala, gaya 1958, di vinil kiss-cut.
Bordir Sankofa benang emas di topi hitam. Gesper kuningan yang bisa disetel.