In Partnership with Toko Rame: Authentic Indische Toko & Catering in Amsterdam & Utrecht
Living Cultural Archive

Majalah Budaya

Kisah sejarah, warisan lisan, seni diaspora, dan kuliner legendaris. Dedicated to documenting Dutch-Indo experiences and preserving the profound, historic legacy of the **Afro-Indo (*Belanda Hitam*)** community from Elmina to Java and the Netherlands.

Berbincang dengan Kwame Ruhulessin: tiga benua dalam satu pasfoto
Afro-Indo Heritage
4 min read

Berbincang dengan Kwame Ruhulessin: tiga benua dalam satu pasfoto

Keturunan Belanda Hitam di Vianen tentang foto dalam kaleng biskuit, pertanyaan di halaman sekolah, dan menolak memilih.

Baca Artikel
Berbincang dengan Sari Rademaker: menghitung sampai dua puluh dua dalam bahasa Melayu
4 min read

Berbincang dengan Sari Rademaker: menghitung sampai dua puluh dua dalam bahasa Melayu

Juru masak rumahan dari Den Haag tentang spekkoek yang tak pernah ditulis omanya — dan perdebatan soal pala yang menjaganya tetap hidup.

Baca Artikel
Kawung: Batik yang Dahulu Terlarang bagi Rakyat Biasa
4 min read

Kawung: Batik yang Dahulu Terlarang bagi Rakyat Biasa

Empat kelopak, satu pusat — dan titah keraton abad ke-17 yang melarangnya di luar istana.

Baca Artikel
Maluku 1951: Tinggal Sementara yang Menjadi Selamanya
5 min read

Maluku 1951: Tinggal Sementara yang Menjadi Selamanya

Dua belas ribu lima ratus prajurit Maluku dan keluarganya diberi tahu bahwa mereka akan berada di Belanda selama enam bulan.

Baca Artikel
Spekkoek: Dua Puluh Dua Lapis Kesabaran
4 min read

Spekkoek: Dua Puluh Dua Lapis Kesabaran

Kue seribu lapis yang mengubah dapur Desember menjadi parlemen keluarga.

Baca Artikel
Brussel 1958: Malam Ketika Indo-Rock Membakar Eropa
5 min read

Brussel 1958: Malam Ketika Indo-Rock Membakar Eropa

Di World Expo, empat bersaudara dari Surabaya memainkan gitar dengan gigi, di belakang kepala, di lantai — dan menciptakan sebuah genre.

Baca Artikel
Melati: Bunga Kenangan dan Kelahiran Kembali
4 min read

Melati: Bunga Kenangan dan Kelahiran Kembali

Mengapa Jasminum sambac berkelopak lima tetap menjadi lambang suci ketangguhan bagi keturunan Indo.

Baca Artikel
Belanda Hitam: Jejak Prajurit Afrika yang Melahirkan Komunitas Indo
Afro-Indo Heritage
5 min read

Belanda Hitam: Jejak Prajurit Afrika yang Melahirkan Komunitas Indo

Antara 1831 dan 1872, sekitar 3.000 prajurit Ghana berlayar ke Jawa. Menelusuri sejarah keluarga mereka dari Purworejo hingga Belanda.

Baca Artikel
LAMBANG SUCI DIASPORA

Bunga Melati Putih

Bunga Pusaka untuk Mengenang dan Menyatu Kembali

Bunga Melati (Jasminum sambac) adalah lambang kesucian, ikatan batin, dan kebangkitan kembali komunitas Indo. Disematkan setiap tanggal 15 Agustus pada Peringatan Indis di Belanda untuk mengenang para korban Perang Pasifik serta menghormati ketangguhan budaya diaspora Indo.

GALERI TOKOH PUSAKA

Tokoh-Tokoh Indo Ternama

Para perintis musik cadas, aktivis lingkungan, pahlawan sejarah, dan sastrawan yang mengharumkan nama Indo di mata dunia.

Melati Wijsen
Indonesian-Dutch (Bali)2013 - Present

Melati Wijsen

Aktivis Muda & Pendiri Bye Bye Plastic Bags

Lahir di Bali dari ibu berdarah Jawa-Indonesia dan ayah Belanda. Melati memulai gerakan lingkungan di usia 12 tahun melalui "Bye Bye Plastic Bags" dan Youthtopia, berbicara di forum PBB dan World Economic Forum.

The Tielman Brothers
Indo-Dutch (Surabaya / Breda)1950s - 1970s

The Tielman Brothers

Pelopor Musik Indo-Rock & Rock and Roll Belanda

Berasal dari Surabaya dan hijrah ke Breda pada 1957. Empat bersaudara Tielman memukau Eropa dengan atraksi panggung spektakuler, memainkan gitar di belakang kepala dan dengan gigi jauh sebelum era Jimi Hendrix.

Eddie & Alex Van Halen
Indo-Dutch (Amsterdam / Rangkasbitung / California)1970s - 2020

Eddie & Alex Van Halen

Legenda Gitar Dunia & Rock and Roll Hall of Fame

Lahir di Amsterdam dari ibu berdarah Indo bernama Eugenia van Beers asal Rangkasbitung, Jawa. Eddie merevolusi teknik bermain gitar elektrik dunia dan menjual lebih dari 80 juta album bersama Van Halen.

Jan Kooi
Afro-Indo (Belanda Hitam / Elmina)1831 - 1890s

Jan Kooi

Kesatria Militaire Willems-Orde dari Komunitas Belanda Hitam

Prajurit asal Elmina (Ghana) yang bergabung dengan KNIL pada 1869. Dikenal atas keberanian luar biasa dan dianugerahi gelar kesatria Militaire Willems-Orde. Potret resminya diabadikan di Museum Bronbeek.

Wieteke van Dort (Tante Lien)
Indo-Dutch (Surabaya / The Hague)1960s - 2024

Wieteke van Dort (Tante Lien)

Ikon Budaya dan Pelestari Pusaka Komunitas Indo

Lahir di Surabaya. Lewat karakter legendaris "Tante Lien", lagu-lagu kerinduan, dan panggung teater, ia merawat kehangatan bahasa dan kuliner Indis bagi ratusan ribu keluarga repatriat.

Marion Bloem
Indo-Dutch1970s - Present

Marion Bloem

Sastrawan Terkemuka & Suara Generasi Kedua Diaspora Indo

Novelis dan pembuat film dokumenter terkemuka. Karyanya "Geen gewoon Indisch meisje" (1983) menjadi tonggak sastra diaspora tentang identitas dan memori kolektif generasi kedua.

Giovanni van Bronckhorst
Indo-Dutch & Moluccan (Rotterdam)1990s - Present

Giovanni van Bronckhorst

Kapten Timnas Belanda di Final Piala Dunia & Juara Liga Champions

Lahir di Rotterdam dengan darah campuran Indo dan Maluku. Menjadi kapten Timnas Belanda hingga Final Piala Dunia 2010 dan mencetak salah satu gol jarak jauh terindah dalam sejarah sepak bola.